{"id":1579,"date":"2026-05-24T16:03:24","date_gmt":"2026-05-24T09:03:24","guid":{"rendered":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/?p=1579"},"modified":"2026-05-24T16:05:46","modified_gmt":"2026-05-24T09:05:46","slug":"guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/","title":{"rendered":"Guru Bukan Sebagai Pelengkap, Tapi Jiwa Pendidikan"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\"><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><em>Oleh Semuel Radja Pono, S.Pd.,Gr.-Guru Bahasa Indonesia SMA Negeri Nunbena<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Lembaga pendidikan merupakan garda pemberantasan kebodohan dalam lingkungan masyarakat berskala global. Dengan berkembangnya pendidikan yang mulai menjamur di seluruh pelosok negeri, maka munculah harapan agar sumber daya manusia akan berkembang sesuai dengan kebutuhan jaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Lembaga pendidikan selalu menjadi penopang pengembangan kualitas pola pikir masyarakat, dan menjadi aset penting untuk melahirkan insan-insan yang memiliki pola pikir yang siap bersaing dalam perkembangan dunia yang makin moderen ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini tidak terjadi di lingkungan kota maupun daerah maju saja, akan tetapi dengan adanya program pemerintah dalam mendekatkan pelayanan pendidikan kepada masyarakat, maka lembaga pendidikan mulai dibangun di daerah-daerah yang selama ini jauh dari jangkauan infrastruktur pendidikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini dianggap sebagai salah satu program strategis dalam memajukan kualitas sumber daya manusia di sebuah daerah maupun negara.<\/p>\n\n\n\n<p>Dulu, anak-anak di desa sulit untuk mendapatkan pendidikan, bahkan apabila ingin mengecap bangku pendidikan, mereka harus berjuang untuk tinggal menjadi pembantu di kota, sehingga lebih dekat dengan sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p>Tinggal bersama orang dan menjadi pembantu sering kali dianggap menjadi solusi, dimana ekonomi masyarakat desa tidak mampu membiayai anggaran tempat tinggal anak mereka selama berada di kota. Akibatnya,&nbsp; dari sekian banyak anak di desa yang ingin sekolah, hanya sedikit anak yang mampu mengecap pendidikan di kota.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu apabila anak-anak ingin bersekolah tetapi menetap didesa, mereka terhalang dengan jarak yang sangat jauh dan sulit untuk dicapai dengan berjalan kaki, ditambah lagi kondisi geografis yang tidak menunjang, menjadi penyebab ketidakmampu anak-anak desa untuk bersekolah di kota. Berawal dari pandangan inilah maka pemerintah melihat perlu untuk mendirikan sekolah di daerah-daerah pedalaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan dibangunnya sekolah di daerah pedalaman, maka kehausan anak-anak desa untuk mendapatkan pendidikan yang layak akhirnya terpenuhi.<\/p>\n\n\n\n<p> Antuasiasme masyarakat desa untuk menerima program pemerintah, menjadi langkah awal yang sangat krusial dalam memerangi kebodohan bagi setiap warga negara yang memiliki hak yang setara dihadapan undang-undang. Dengan semakin banyak sekolah dibuka, maka diharapkan dapat mempercepat perkembangan kualitas pola pikir masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Akan tetapi yang menjadi masalah yaitu banyak sekolah yang dibangun tetapi tidak menunjukan kualitas pendidikan yang memadai sesuai yang dibutuhkan oleh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini diakibatkan, pemerintah hanya melihat tentang pendidikan secara fisik tampa mampu menghadirkan jiwa pendidikan itu sendiri bagi masyarakat. Yang dimaksud dengan jiwa pendidikan di sini yaitu merujuk pada kualitas dari sebuah lembaga pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;Apagunanya kita memiliki gedung sekolah tapi sumber daya pendidikan tidak sesuai denga apa yang diharapkan. Sumber daya yang paling utama dalam sebuah lembaga pendidikan bukanlah hanya semata gedung dan fasilitas fisik yang mewah, akan tetapi sumber daya pengajar juga menjadi sebuah penentu ketercapaian kualitas pendidikan di sebuah lembaga pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang paling ironis dalam benang kusut pendidikan adalah, banyak lembaga pendidikan belum memiliki sumber daya pengajar yang memadai sesuai dengan <em>basic <\/em>ilmu yang dibutuhkan. <\/p>\n\n\n\n<p>Akan tetapi karena kurangnya pengajar, maka banyak lembaga pendidikan yang merekrut tenaga pengajar tidak sesuai dengan kualitas sebagai seorang pengajar.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini kadang dianggap hanya untuk memenuhi kekosongan pembelajaran yang ada, tanpa melihat dampak yang akan dituai pada akhirnya. Hal ini terjadi di sekolah-sekolah yang berada di daerah pedalaman. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, sekolah-sekolah tersebut menjalankan fungsi pelayanan bukan untuk mencapai standar kualitas tetapi hanya sekedar untuk mengamankan sistem pendidikan di tempat tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak sekolah yang memiliki tenaga pengajar yang tidak sesuai dengan bidangnya. Contohnya, sekolah taman kanak-kanak tidak memiliki tenaga pengajar yang berijasah sarjana pendidikan guru taman kanak-kanak, malah diasuh oleh ibu-ibu rumah tangga yang biasa mengajar sekolah minggu pada setiap hari minggu di grereja.<\/p>\n\n\n\n<p>Atau anak-anak SD yang tidak diajar oleh guru PGSD melainkan oleh lulusan SMA. Begitu juga yang terjadi pada tingkat SMP dan SMA, jika ditingkat SMP dan SMA walaupun mereka diajar oleh tenaga yang berkualitas sarjana, tetapi terkadang tidak sesuai dengan besik karena alasan keterbatasan tenaga,<\/p>\n\n\n\n<p>Contohnya seorang guru Bahasa Indonesia bisa mengasuh mata pelajaran PKN dikareanakan tidak ada guru yang memiliki kualitas sarjana PKN. Dengan kondisi tersebut, maka sulit sekali untuk menghadirkan kualitas pendidikan yang sesuai dengan standar.\u00a0 <\/p>\n\n\n\n<p>Sekolah-sekolah pelosok hanya mampu menciptakan lulusan yang sedikit mampu bersaing secara global dan apabila ada yang mampu bersaing lebih jauh, itu lebih ditekankan pada bakat alami anak yang perlu sedikit polesan.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh sebab itu, problematika ini harus menjadi catatan bagi pemerintah melalui dinas pendidikan dan lembaga-lembaga pendidikan terkait. Poin pentingnya adalah, menghadirkan sekolah ditengah-tengah masyarakat tidak hanya sekedar menciptakan fisik sekolahnya saja, tetapi harus lebih daripada itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita harus sadar, bahwa guru bukan sebagai pelengkap di sebuah lembaga pendidikan, melainkan jiwa dari pendidikan itu sendiri. Hal ini bertujuan agar pemerintah mampu menselaraskan antara sarana pembelajaran dan pengajar harus manjadi satu kesatuan yang berkesinambung satu dengan yang lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu penempatan tenaga pengajar juga harus sesuai dengan kebutuhan sebuah lembaga pendidikan, dan dalam penempatannya dinas pendidikan harus adil dalam pemerataan tenaga pengajar, sehingga sekolah-sekolah yang ada dipelosok juga mendapatkan pengajar yang memiliki kualitas yang sama dengan sekolah-sekolah yanag ada di kota.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini dipandang perlu sehingga kualitas lembaga pendidikan itu merata, tidak hanya di kota tetapi juga dapat dirasakan pada sekolah-sekolah di pelosok. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika semua ini sudah bisa dirasakan oleh semua sekolah tanpa ada jurang pemisah antara sekolah kota dan sekolah pelosok, maka semboyan Maju Bersama Hebat Semua, bisa terlaksanakan.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh Semuel Radja Pono, S.Pd.,Gr.-Guru Bahasa Indonesia SMA Negeri Nunbena Lembaga pendidikan merupakan garda pemberantasan kebodohan dalam lingkungan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1580,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45],"tags":[],"class_list":["post-1579","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Guru Bukan Sebagai Pelengkap, Tapi Jiwa Pendidikan - TTS MENULIS<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Guru Bukan Sebagai Pelengkap, Tapi Jiwa Pendidikan - TTS MENULIS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh Semuel Radja Pono, S.Pd.,Gr.-Guru Bahasa Indonesia SMA Negeri Nunbena Lembaga pendidikan merupakan garda pemberantasan kebodohan dalam lingkungan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TTS MENULIS\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-24T09:03:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-24T09:05:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/FB_IMG_1596986842696.jpg-1.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"552\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"828\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"TTS MENULIS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"TTS MENULIS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"TTS MENULIS\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7df7e02280ec458af928fd00765d947d\"},\"headline\":\"Guru Bukan Sebagai Pelengkap, Tapi Jiwa Pendidikan\",\"datePublished\":\"2026-05-24T09:03:24+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-24T09:05:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\\\/\"},\"wordCount\":850,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/FB_IMG_1596986842696.jpg-1.jpeg\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\\\/\",\"name\":\"Guru Bukan Sebagai Pelengkap, Tapi Jiwa Pendidikan - TTS MENULIS\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/FB_IMG_1596986842696.jpg-1.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-05-24T09:03:24+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-24T09:05:46+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/FB_IMG_1596986842696.jpg-1.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/FB_IMG_1596986842696.jpg-1.jpeg\",\"width\":552,\"height\":828},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Guru Bukan Sebagai Pelengkap, Tapi Jiwa Pendidikan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/\",\"name\":\"TTS MENULIS\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#organization\",\"name\":\"TTS MENULIS\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/caxa-3.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/caxa-3.png\",\"width\":1248,\"height\":279,\"caption\":\"TTS MENULIS\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7df7e02280ec458af928fd00765d947d\",\"name\":\"TTS MENULIS\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"TTS MENULIS\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Guru Bukan Sebagai Pelengkap, Tapi Jiwa Pendidikan - TTS MENULIS","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Guru Bukan Sebagai Pelengkap, Tapi Jiwa Pendidikan - TTS MENULIS","og_description":"Oleh Semuel Radja Pono, S.Pd.,Gr.-Guru Bahasa Indonesia SMA Negeri Nunbena Lembaga pendidikan merupakan garda pemberantasan kebodohan dalam lingkungan","og_url":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/","og_site_name":"TTS MENULIS","article_published_time":"2026-05-24T09:03:24+00:00","article_modified_time":"2026-05-24T09:05:46+00:00","og_image":[{"width":552,"height":828,"url":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/FB_IMG_1596986842696.jpg-1.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"TTS MENULIS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"TTS MENULIS","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/"},"author":{"name":"TTS MENULIS","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#\/schema\/person\/7df7e02280ec458af928fd00765d947d"},"headline":"Guru Bukan Sebagai Pelengkap, Tapi Jiwa Pendidikan","datePublished":"2026-05-24T09:03:24+00:00","dateModified":"2026-05-24T09:05:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/"},"wordCount":850,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/FB_IMG_1596986842696.jpg-1.jpeg","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/","url":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/","name":"Guru Bukan Sebagai Pelengkap, Tapi Jiwa Pendidikan - TTS MENULIS","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/FB_IMG_1596986842696.jpg-1.jpeg","datePublished":"2026-05-24T09:03:24+00:00","dateModified":"2026-05-24T09:05:46+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/#primaryimage","url":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/FB_IMG_1596986842696.jpg-1.jpeg","contentUrl":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/FB_IMG_1596986842696.jpg-1.jpeg","width":552,"height":828},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/guru-bukan-sebagai-pelengkap-tapi-jiwa-pendidikan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Guru Bukan Sebagai Pelengkap, Tapi Jiwa Pendidikan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#website","url":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/","name":"TTS MENULIS","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#organization","name":"TTS MENULIS","url":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/caxa-3.png","contentUrl":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/caxa-3.png","width":1248,"height":279,"caption":"TTS MENULIS"},"image":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#\/schema\/person\/7df7e02280ec458af928fd00765d947d","name":"TTS MENULIS","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g","caption":"TTS MENULIS"},"url":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1579","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1579"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1579\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1582,"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1579\/revisions\/1582"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1580"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1579"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1579"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1579"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}