{"id":1583,"date":"2026-05-24T16:48:32","date_gmt":"2026-05-24T09:48:32","guid":{"rendered":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/?p=1583"},"modified":"2026-05-24T17:17:07","modified_gmt":"2026-05-24T10:17:07","slug":"lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/","title":{"rendered":"Lembaga Pendidikan Sebagai Garda Pelestarian Budaya Daerah"},"content":{"rendered":"\n<p>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><em>Oleh Faizal Fyans Noni Kurniawan-Siswa SMA Negeri Nunbena<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Tarian merupakan sebuah seni, yang menyampaikan pesan atau cerita melalui gerakan tubuh mengikuti alunan musik. Indonesia kaya akan budaya dan adat istiadat, salah satunya adalah tarian daerah.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa tarian populer adalah Kecak dari Bali, tari Piring dari Sumatera Barat dan masih banyak lagi. Tari\u2013tarian tersebut mememiliki ciri khas sesuai dengan karakteristik daerah masing-masing. Hal tersebut membuat Indonesia menjadi salah satu negara yang kaya akan seni dan budaya.<\/p>\n\n\n\n<p>Di antara sekian banyak tarian daerah, ada satu tarian yang berasal dari masyarakat Dawan yang berada di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tarian itu adalah Bonet .<\/p>\n\n\n\n<p>Tari bonet adalah tarian masyarakat Dawan yang sudah ada sejak dahulu kala dan masih ada sampai saat ini. Tarian ini awalnya terbentuk sebagai wujud rasa syukur masyarakat pada saat upacara panen, baik itu panen jagung, kacang tanah, maupun panen padi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam melakukan panen, biasanya masyarakat Dawan melakukanya dengan bergotong royong, dan bernyanyi bersahut-sahutan sambil berbalas pantun dengan tujuan untuk menambah semangat pekerja saat memanen.<\/p>\n\n\n\n<p>Puncaknya setelah selesai memanen, mereka akan membuat sebuah gerakan sederhana dalam bentuk lingkaran dengan tetap bernyanyi, berbalas pantun. Hal ini dilakukan untuk mengucap syukur karena telah selesai melakukan pekerjaan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, tarian ini juga sebagai ungkapan terimakasih atas kebersamaan mereka dalam menyelesaikan pekerjaan \u00a0secara bersama-sama.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"493\" height=\"344\" data-id=\"1585\" src=\"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Screenshot-2026-05-24-174146.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1585\" srcset=\"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Screenshot-2026-05-24-174146.png 493w, https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Screenshot-2026-05-24-174146-300x209.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 493px) 100vw, 493px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">Tarian Bonet (foto Dokpri)<\/p>\n\n\n\n<p>Dari kebiasaan tersebut, Bonet kemudian menjadi tradisi yang dilakukan secara turun temurun. Gerakan tari Bonet biasanya dilakukan secara berkelompok sambil bergandengan tangan. Para penari bergerak serempak dengan langkah ke depan, ke belakang, lalu ke samping sesuai dengan irama nyanyian.<\/p>\n\n\n\n<p>Gerakan tersebut diulangi terus menerus sampai tarian selesai dilakukan. Hal ini menjadi daya tarik utama, karena menampilkan gerakan yang kompak, sederhana tetapi memiliki semangat yang tinggi sesuai dengan historinya.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;Formasi lingkaran pada tari Bonet memiliki arti penting, dimana formasi lingkaran &nbsp;menggambarkan kesatuan, persatuan dan semangat gotong royong. Selain itu formasi lingkaran juga menggambarkan bahwa tidak ada perbedaan diantara para penari ketika terlibat dalam tarian tersebut, karena dalam tari Bonet tidak dikhususkan bagi laki-laki atau perempuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tari Bonet merupakan tarian yang dilakukan oleh semua kalangan masyarakat baik itu laki-laki, perempuan, anak-anak maupun orang dewasa bahkan masyarakat dan para bangsawan.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;Seiring berjalanya waktu, tarian ini mengalami transformasi sesuai perkembangan zaman. Baik itu tujuanya maupun elemen-elemen tarianya. Salah satu yang aspek yang &nbsp;mengalami perubahan adalah musik dari tarian ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Musik dalam tarian Bonet dahulu kala menggunakan musik dari nyanyian para penari sambil berbalas pantun. Kemudian di era modern saat ini, musik yang digunakan sudah mengikuti perkembangan zaman yaitu menggunakan alat pemutar musik. Hal ini dianggap untuk mempermudah para masyarakat luar yang ingin memperagakan tarian tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain musik, tari Bonet juga mengalami perubahan dari segi fungsinya. Dimana tari Bonet yang awalnya dikhususkan untuk tarian syukur panen, sekarang telah menjadi pengiring kegiatan-kegiatan formal seperti acara penyambutan tamu, acara pernikahan, acara adat bahkan perlombaan seni.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini karena tari Bonet dianggap tarian yang dapat menghidupkan suasana acara, mengingat siapapun bisa terlibat secara spontan dalam tarian tersebut. Selain itu, tarian ini juga dianggap bukan hanya sebagai sarana hiburan akan tetapi juga memperkuat hubungan antar sesama penari.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00a0Namum demikan, dampak dari perubahan tersebut menyebabkan banyak generasi muda menganggap tari Bonet hanya\u00a0 sebagai sarana hiburan. Bahkan, \u00a0karena pengaruh budaya luar yang begitu kuat, tari Bonet serasa dilupakan atau d anaktirikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini dapat dilihat, ketika generasi muda Dawan hanya mengenal gerakanya tetapi tidak mengenal nyanyian-nyanyian pantun penghantar tarian tersebut. Ditambah lagi pengaruh tarian luar dan lagu-lagu dari luar yang dianggap lebih modern, cukup mempengaruhi minat generasi muda dalam mengenal dan melestarikan tari Bonet sebagai asset budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;Karena itu, &nbsp;pemerintah dalam hal ini lembaga-lembaga pendidikan yang berada di kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), harus melihat fenomena ini sebagai masalah yang belum diselesaikan secara efektif.<\/p>\n\n\n\n<p>Hemat saya, lembaga pendidikan harus mampu menciptakan kurikulum dan pembelajaran yang berbasis budaya. Lembaga pendidikan harus melihat budaya bukan sekedar kebiasaan, tetapi budaya memiliki nilai historis yang harus dilestarikan.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;Selain itu, pemerintah melalui lembaga pendidikan harus melihat bahwa budaya dalam hal ini tari bonet adalah sebuah seni yang bukan hanya mempertontonkan keindahan gerak, tetapi juga memilik nilai-nilai penting tentang kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari budya tari Bonet, kita belajar tentang arti persatuan, kerja sama, kebersamaan dan semangat gotong royong yang tinggi dari sebuah kultur masyarakat. Oleh karena itu, tari Bonet bukan sekedar tarian daerah, tetapi merupakan histori tarian jiwa dari masyarakat Dwan yang harus dilestarikan.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Oleh Faizal Fyans Noni Kurniawan-Siswa SMA Negeri Nunbena Tarian merupakan sebuah seni, yang menyampaikan pesan atau cerita<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1584,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45],"tags":[],"class_list":["post-1583","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Lembaga Pendidikan Sebagai Garda Pelestarian Budaya Daerah - TTS MENULIS<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Lembaga Pendidikan Sebagai Garda Pelestarian Budaya Daerah - TTS MENULIS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"&nbsp; Oleh Faizal Fyans Noni Kurniawan-Siswa SMA Negeri Nunbena Tarian merupakan sebuah seni, yang menyampaikan pesan atau cerita\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"TTS MENULIS\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-24T09:48:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-24T10:17:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-24-at-17.40.02.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"810\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"844\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"TTS MENULIS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"TTS MENULIS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"TTS MENULIS\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7df7e02280ec458af928fd00765d947d\"},\"headline\":\"Lembaga Pendidikan Sebagai Garda Pelestarian Budaya Daerah\",\"datePublished\":\"2026-05-24T09:48:32+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-24T10:17:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\\\/\"},\"wordCount\":730,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-05-24-at-17.40.02.jpeg\",\"articleSection\":[\"Artikel\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\\\/\",\"name\":\"Lembaga Pendidikan Sebagai Garda Pelestarian Budaya Daerah - TTS MENULIS\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-05-24-at-17.40.02.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-05-24T09:48:32+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-24T10:17:07+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-05-24-at-17.40.02.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/05\\\/WhatsApp-Image-2026-05-24-at-17.40.02.jpeg\",\"width\":810,\"height\":844},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/05\\\/24\\\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Lembaga Pendidikan Sebagai Garda Pelestarian Budaya Daerah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/\",\"name\":\"TTS MENULIS\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#organization\",\"name\":\"TTS MENULIS\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/caxa-3.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/caxa-3.png\",\"width\":1248,\"height\":279,\"caption\":\"TTS MENULIS\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7df7e02280ec458af928fd00765d947d\",\"name\":\"TTS MENULIS\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"TTS MENULIS\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/ttsmenulis.my.id\\\/index.php\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Lembaga Pendidikan Sebagai Garda Pelestarian Budaya Daerah - TTS MENULIS","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Lembaga Pendidikan Sebagai Garda Pelestarian Budaya Daerah - TTS MENULIS","og_description":"&nbsp; Oleh Faizal Fyans Noni Kurniawan-Siswa SMA Negeri Nunbena Tarian merupakan sebuah seni, yang menyampaikan pesan atau cerita","og_url":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/","og_site_name":"TTS MENULIS","article_published_time":"2026-05-24T09:48:32+00:00","article_modified_time":"2026-05-24T10:17:07+00:00","og_image":[{"width":810,"height":844,"url":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-24-at-17.40.02.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"TTS MENULIS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"TTS MENULIS","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/"},"author":{"name":"TTS MENULIS","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#\/schema\/person\/7df7e02280ec458af928fd00765d947d"},"headline":"Lembaga Pendidikan Sebagai Garda Pelestarian Budaya Daerah","datePublished":"2026-05-24T09:48:32+00:00","dateModified":"2026-05-24T10:17:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/"},"wordCount":730,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-24-at-17.40.02.jpeg","articleSection":["Artikel"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/","url":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/","name":"Lembaga Pendidikan Sebagai Garda Pelestarian Budaya Daerah - TTS MENULIS","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-24-at-17.40.02.jpeg","datePublished":"2026-05-24T09:48:32+00:00","dateModified":"2026-05-24T10:17:07+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/#primaryimage","url":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-24-at-17.40.02.jpeg","contentUrl":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-24-at-17.40.02.jpeg","width":810,"height":844},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/2026\/05\/24\/lembaga-pendidikan-sebagai-garda-pelestarian-budaya-daerah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Lembaga Pendidikan Sebagai Garda Pelestarian Budaya Daerah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#website","url":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/","name":"TTS MENULIS","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#organization","name":"TTS MENULIS","url":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/caxa-3.png","contentUrl":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/caxa-3.png","width":1248,"height":279,"caption":"TTS MENULIS"},"image":{"@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/#\/schema\/person\/7df7e02280ec458af928fd00765d947d","name":"TTS MENULIS","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7932b2e116b076a54f452848eaabd5857f61bd957fe8a218faf216f24c9885bb?s=96&d=mm&r=g","caption":"TTS MENULIS"},"url":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1583","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1583"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1583\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1589,"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1583\/revisions\/1589"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1584"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1583"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1583"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ttsmenulis.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1583"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}